Jahe atau Zingiber Officinale merupakan salah satu
tanaman rimpang yang populer untuk digunakan sebagai rempah-rempah dan juga
sebagai bahan obat. Rimpangnya yang berbentuk jemari yang menggembung pada
ruas-ruas tengah. Rasa pedas yang dominan pada jahe disebabkan karena senyawa
keton bernama zingeron.
Jenis Jenis Jahe
Jahe mudah ditemui di pasar tradisional Indonesia dengan berbagai varietas diantaranya seperti:
Jahe Merah
Jenis pertama dari jahe adalah jahe merah yang sesuai dengan namanya, warna jahe ini berwarna merah. Meski tidak seluruhnya berwarna merah tetapi jahe ini lebih dominan berwarna merah. Ukuran rimpang pada jahe ini kecil dan sesuai dengan warnanya yang merah, daging jahe ini jika dikecap akan berasa pedas. Jahe ini memang merupakan jenis jahe yang paling pedas di antara jenis lainnya.
Jahe merah memiliki kandungan minyak asiri lebih besar yakni sekitar 2,58 – 2,72 %. Sementara jika dilihat dari ukuran rimpangnya jahe merah memiliki ukuran rimpang yang agak kecil, ruas rata dan sedikit menggembung. Lalu panjang daun sekitar 24,5 cm- 24,8 cm.
Jahe Gajah
Perbedaan yang paling mencolok pada jahe ini ada pada ukurannya yang besar sesuai dengan namanya. Meski tidak besar sekali tetapi ukuran jenis jahe ini paling besar dibandingkan dengan jenis jahe lainnya. Ukuran rimpang pada jenis jahe ini lebih gemuk dari jenis lainnya. Jahe berwarna putih kekuningan dan sekilas agak terlihat kecokelatan. Daging jahe ini apabila dicicipi tidaklah pedas seperti jahe merah karena jahe jenis ini memang yang paling tidak pedas. Meski tidak begitu pedas tetapi jahe jenis ini memiliki aroma yang kuat serta sering juga diolah sebagai minuman dan juga makanan seperti permen serta pelengkap untuk masakan sayur.
Jahe Emprit atau Jahe Kuning
Jahe jenis ini juga dikenal dengan jahe putih. Warna jahe ini juga putih kekuningan karena itu kadang juga orang menyebutnya jahe kuning. Warnanya memang sekilas terlihat sama dengan jahe gajah hanya berbeda di ukurannya. Jahe jenis ini memiliki ukuran rimpang kecil dan gemuk. Jahe emprit ini yang paling sering digunakan untuk bumbu masakan dan menyedapkan makanan serta dipakai pada jamu. Rasa dari jahe emprit ini pedas namun tidak sepedas jahe merah. Jenis jahe inilah yang paling banyak digunakan oleh masyarakat. Minuman seperti wedang jahe pun kebanyakan menggunakan jahe jenis ini.
Manfaat
Jahe
Manfaat jahe diantaranya dapat digunakan untuk dijadikan sebagai penghangat tubuh. Terlebih pada cuaca yang dingin atau sedang hujan terus menerus. Sangat cocok untuk mengkonsumsi jahe supaya tubuh menjadi lebih hangat. Jahe juga sering dibuat sebagai wedang yang dapat digunakan untuk menghangatkan tubuh. Berikut ini manfaat jahe:
Melancarkan
peredaran darah
Manfaat
jahe yang pertama adalah melancarkan peredaran darah. Gingerol yang terdapat
pada jahe bersifat antikoagulan yang akan mencegah terjadinya penggumpalan
darah. Dengan mencegah tersumbatnya pembuluh darah yang merupakan penyebab
utama penyakit stroke dan juga serangan jantung.
Mengatasi Perut
kembung
Ekstrak
jahe bermanfaat bagi yang sering mengalami perut kembung dan nyeri. Jahe dapat
dimanfaatkan untuk mengobati gangguan pada pencernaan dan iritasi usus.
Mengobati
migrain
Pada
sebuah studi menunjukkan jahe dapat menghentikan prostaglandin, yang dimana
prostaglandin merupakan salah satu faktor penyebab sakit kepala. Dengan
demikian, jahe dapat untuk mengurangi migrain atau sakit kepala sebelah.
Mengurangi Demam
dan batuk
Gingerol
pada jahe yang sebelumnya sudah dijelaskan dapat melancarkan peredarah darah,
kandungan gingerol juga dapat digunakan untuk mengurangi demam dan batuk.
Mengkonsumsi jahe berarti menekan timbulnya efek samping seperti yang
terkandung dalam kandungan obat-obatan kimia.
Mencegah
perut buncit
Dengan
mengkonsumsi jahe secara rutin dan sebelum makan dapat mencegah terjadinya
perut buncit. Karena jahe bermanfaat untuk melancarkan metabolisme dan
pencernaan. Dengan adanya sebuah peningkatan metabolisme tersebut yang
berdampak akan mempercepat pembakaran kalori dan meratakan perut buncit.
Menurunkan
tekanan darah
Jahe
dapat untuk merangsang pelepasan hormon adrenalin dan juga dapat memperlebar
pembuluh darah, yang dapat mengakibatkan darah mengalir menjadi lebih lancar
dan lebih cepat serta dapat meringankan kerja jantung dalam memompa darah.
Menurunkan
berat badan
Jahe
seperti yang disebutkan diatas bahwa jahe dapat melebarkan pembuluh darah yang
membakar kalori menjadi panas tubuh dan jahe hanya mengandung sedikit kalori
yang terkandung, sehingga tidak berkontribusi untuk menaikan berat badan.
Mengkonsumsi jahe dengan cara membuat wedang setiap hari dapat menjaga
kesehatan dan metabolisme tubuh.
Mengobati
sakit gigi
Nyeri
gusi dan sakit gigi ternyata dapat juga dicegah dengan meminum minuman air jahe.
Hal ini karena jahe bersifat antijamur dan antibakteri.
Mencegah
siklus menstruasi yang tidak teratur
Manfaat
jahe salah satunya dapat bermanfaat untuk menjaga keteraturan siklus menstruasi
bagi wanita. Di negeri China misalnya, jahe yang kemudian dicampurkan dengan
gula merah dalam teh banyak dikonsumsi untuk mengurangi rasa kram pada saat
datang bulan.
Membuat
tubuh perkasa
Kandungan
senyawa yang terdapat jahe ada yang bersifat inklamasi. Hal ini tentunya
efektif dalam hal untuk membangun otot pada bagian tubuh seperti otot pada
lengan. Berdasarkan sebuah penelitian bahwa dapat disimpulan dengan
mengkonsumsi jahe secara teratur dan rutin dapat membantu untuk mengurangi rasa
sakit yang terjadi pada otot yang disebabkan karena latihan fisik secara berlebihan.
Sebagai
obat jerawat
Pada
sebuah penelitian yang sebelumnya suda dilakukan di Universitas Maryland
Medical Center, untuk membantu dalam mencegah timbulnya jerawat pada kulit
wajah dianjurkan untuk mengkonsumsi jahe maksimal 4 gr/hari. Karena apabila
terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi jahe dapat mengakibatkan efek samping
seperti mules, iritasi, dan diare.
Obat
mabuk perjalanan
Terlebih
untuk yang sering mengalami mabuk dalam perjalanan, sebaiknya mengkonsumsi
minuman jahe. Rempah-rempah yang satu ini diyakini dapat mengurangi rasa mual
juga menyembuhkan jet lag.
Bersifat
anti alergi
Manfaat
jahe bersama ekstrak biji anggur dapat bermanfaat untuk membantu mengurangi
demam dan masalah serupa yang seringkali dapat terjadi selama musim alergi.
Mengobati
morning sickness
Rasa
mual, perut kembung dan rasa ingin muntah pada pagi hari, termasuk pada wanita
yang sedang hamil. Morning sickness dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi
ramuan minuman jahe.
Menangkal
radikal bebas
Jahe
mengandung kandungan antioksidan yang mampu untuk dapat mengatasi efek merusak
karena disebabkan oleh radikal bebas dalam tubuh.
Peradangan
Jahe
seperti pada nomor 1 bahwa jahe memiliki kandungan senyawa yang dinamakan
gingerol. Senyawa gingerol ini bertanggung jawab untuk sebagai aroma menyengat
dan khasiat anti-inflamasi. Pada saat mencari obat anti peradangan pastikan
obatnya memiliki kandungan gingerol.
Arthritis
Ekstrak
jahe yang juga bermanfaat pada penderita arthritis dan osteoarthritis. Kandungan
pada jahe sudah diyakini mengandung komponen yang dapat menghambat COX, dimana
COX merupakan salah satu bahan kimia tubuh yang bertanggung jawab tentang
timbulnya peradangan. Obat resep penghambat COX ini biasanya memiliki efek
samping yang dapat merugikan tubuh. Manfaat jahe sebagai salah satu obat herbal
alami dapat memiliki khasiat yang serupa dan tanpa efek samping.
Membersihkan
kotoran dalam tubuh
Apabila
sering mengkonsumsi jahe secara rutin dengan cara diseduh, hal tersebut dapat
membuat tubuh menjadi berkeringat. Melalui keringat itulah dikeluarkan berbagai
jenis kotoran jahat yang terdapat dalam tubuh.
Memerangi
sel kanker
Kandungan
nutrisi yang terdapat pada jahe dapat bermanfaat unutk membantu meredam
perkembangan sel-sel kanker dalam tubuh. Pada sejumlah studi mengungkapkan
bahwa khasiat ekstrak jahe dapat untuk memerangi beragam jenis kanker seperti
kanker ovarium dan kanker usus.
Menurunkan
kolesterol
Pada
sejumlah studi bahwa telah menunjukkan dengan mengkonsumsi jahe secara dapat
secara efektif untuk mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah dan juga
hati. Kandungan gingerol terdapat dalam jahe juga memiliki efek yang bersifat
antikoagulan yang mampu untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah. Kandungan
pada jahe dapat merangsang pelepasan hormon adrenalin yang pada akhirnya dapat
memperlancar aliran peredaran darah.
Mengobati
luka gigitan ular
Cara
menggunakan jahe untuk mengobati luka gigitan ular dengan menumbuk rimpang dan
diberi sedikit garam, lalu tempelkan pada luka bekas gigitan ular beracun dan
ini hanya digunakan sebagai pertolongan pertama, untuk penanganan lebih lanjut
penderita dibawa ke rumah sakit.
Meredakan
rasa sakit
Pereda
rasa sakit alami dan juga dapat digunakan untuk meredakan sakit kepala. Cara
menggunakan dengan minum wedang jahe 3 kali sehari atau bisa juga dengan minum
wedang ronde, mengulum permen jahe, dan menambahkan jahe pada makanan seperti :
soto, semur, atau pun rendang.
Pereda
nyeri dan sendi kaku
Dalam
sebuah uji klinis bahwa dapat disimpulkan jahe ternyata dapat menghilangkan
rasa sakit seperti yang saya sebutkan diatas, meningkatkan pergerakan pada
sendi, serta mengurangi pembengkakan yang terkait dengan rheumatoid arthritis.
Manfaat jahe yang lainnya juga dapat untuk membantu meredakan nyeri pada
punggung dan sakit kepala seperti migrain.
Mencegah kanker usus
Salah
satu universitas yang terdapat di Amerika Serikat mengabarkan bahwa rutin
konsumsi makanan atau minuman yang berbahan dasar jahe dapat mencegah penyakit
kanker koloretal (usus besar).
Mengobati penyakit rematik
Caranya
dengan membakar dua rimpang jahe di atas api panas atau bara. Setelah itu
tumbuk sampai halus, terakhir Anda aplikasikan pada bagian tubuh yang terkena
rematik. Itulah manfaat jahe untuk mengobati rematik.
Mengatasi Masalah Pernafasan
Masalah pernafasan yang paling umum diderita adalah batuk atau pilek. Jahe termasuk jenis ekspektoran alami yang berfungsi dalam melegakan sistem pernafasan, dengan yang memecah dan menghilangkan lendir (dahak) dapat dengan mudah keluar dan memulihkan sistem pernafasan seperti sedia kala.
Melancarkan Pencernaan
Mungkin pada awalnya kita berfikir hanya manfaat buah-buahan saja yang dapat berguna bagi masalah pencernaan. Saat ada acara-acara perayaan, mungkin kita memakan banyak makanan. Pilihlah minuman jahe yang dapat membantu kelancaran pembuangan sisa makanan. Jahe membantu penyerapan makanan dan mencegah kemungkinan sakit perut, karena sifatnya yang mengurangi peradangan.
Mengatasi Memar dan Rasa Nyeri
Ketika tubuh mengalami sebuah benturan benda tumpul, terkadang menyebabkan memar. Senyawa di dalam sari jahe merupakan anti inflamasi, dapat digunakan untuk meredakan nyeri secara alami akibat benturan tersebut. Manfaat jahe dengan kandungan anti inflamasi juga dapat mengurangi nyeri pada gejala penyakit rematik.
Mengatasi Kulit Berminyak
Bahan mineral alami pada jahe dapat dipercaya ampuh mengurangi kulit yang cenderung berminyak. Berikut ini cara-caranya :
Campur bahan-bahan yaitu jahe parut, garam laut, bubuk kayu manis dan pala bubuk
Haluskan dengan ditambah air, hingga wujudnya seperti pasta
Kemudian oleskan pada titik-titik wajah yang banyak menghasilkan minyak
Lalu diamkan selama 10 menit
Bilas kulit dengan air dingin
Menghilangkan ketombe
Sari jahe dapat digunakan sebagai bahan pencuci rambut yang dengan alami membantu mengurangi ketombe, seperti yang ditemui manfaat jeruk nipis. Ekstrak jahe ini juga dapat mencegah timbulnya masalah kerontokan pada rambut.
Manfaat
jahe lain:
Obat
radang sendi.
Pengontrol
gula darah yang baik untuk penderita diabetes.
Menghilangkan
gatal pada tenggorokan.
Membasmi
bakteri atau zat berbahaya yang menginap dalam tubuh, khususnya bagian perut,
usus dan lambung.
Obat
kompres untuk menurunkan suhu tubuh.
Menghilangkan
batuk berdahak dan kering.
Mengatasi
masalah perut kembung akibat usus terkena iritasi.
Meringankan
rasa nyeri ketika datang bulan.
Meredakan
rasa nyeri pada otot akibat mengangkat beban berlebihan.
Kemampuan
jahe untuk melakukan berbagai tindakan medis secara alami tadi tentu tidak
lepas dari peran zat kimia yang terkandung di dalamnya. Semakin banyak
kandungan gizi dalam tanaman rimpang ini, tentu semakin banyak pula manfaat
jahe untuk manusia
Efek
Samping Jahe
Penggunaan
jahe kemungkinan aman bagi kebanyakan orang. Namun terdapat beberapa efek
samping ringan yang mungkin ditimbulkan seperti rasa mulas, diare dan rasa
tidak nyaman pada perut. Kemudian pada wanita yang sedang mengalami
periode menstruasi, telah melaporkan tambahan perdarahan saat mengkonsumsi
jahe. Pada beberapa orang, penggunaan jahe pada kulit juga dapat
menyebabkan iritasi. Terdapat beberapa peringatan dan tindakan pencegahan
khusus seperti dijabarkan di bawah ini:
Bagi
Ibu bu hamil
Konsumsi jahe pada saat kehamilan masih kontroversial,
karena ada beberapa kekhawatiran bahwa jahe dapat mempengaruhi hormon seks
janin. Terdapat laporan keguguran janin saat berumur 12 minggu, pada
wanita yang mengkonsumsi jahe untuk mengatasi morning sickness. Sejumlah
penelitian pada wanita hamil memberikan hasil, bahwa jahe dapat digunakan
secara aman untuk morning sickness tanpa membahayakan bayi. Risiko utama pada
bayi yang menggunakan jahe saat hamil, tampaknya masih di ambang batas wajar
yaitu sekitar 1% hingga 3%. Kemudian juga terlihat, tidak ada pemicu
terhadap peningkatan risiko persalinan dini atau bayi lahir dengan berat badan
rendah.
Ibu
Menyusui
Tidak cukup diketahui tentang keamanan mengkonsumsi jahe
selama menyusui. Jadi untuk tindakan yang paling aman adalah dengan tidak
mengkonsumsinya.
Resiko
Pendarahan
Efek samping jahe dapat meningkatkan risiko pendarahan
penyakit
Diabetes – Jahe dapat menurunkan gula darah, sehingga perlu disesuaikan dengan
obat diabetes yang diberikan oleh tenaga medis.
Kelainan
Kondisi jantung
Hati-hati saat menggunakan jahe pada dosis tinggi yang
tinggi, karena jahe dapat memperburuk kondisi jantung tertentu.
Meskipun
jahe termasuk jenis bahan pengobatan alami, tetap saja terselip kekhawatiran
mengenai kebenaran manfaat jahe untuk kesehatan. Maka dari itu sebelum
mengkonsumsi obatan dari jahe bicarakan penggunaan jahe ini
pada dokter anda.
Manfaat
jahe tidak hanya sebatas sebagai obat-obatan herbal, namun dipakai sebagai bubu
masak khususnya untuk menghilangkan bau amis pada sejumlah bahan makanan
seperti ikan, daging atau ayam. Dalam perkembangannya, jahe sudah banyak yang
dibuat secara instan yang mudah digunakan, dan praktis tanpa harus mengolah
jahe secara langsung terlebih dahulu. Tentu saja hal ini lumrah adanya, karena
jahe menyimpan manfaat luar biasa.
Lepas dari segala jenis jahe yang ada dan perbedaannya antara satu dengan yang lain, jenis tanaman rimpang ini sangat kaya akan manfaat. Beberapa jenis herbal yang berguna sebagai obat-obatan alternatif sebagian besar mengandung tanaman ini. Jahe pun dapat digunakan sebagai pembasmi hama organik yang dipakai oleh petani di sawah-sawah sehingga lebih aman dibandingkan pembasmi hama dengan bahan kimia.
Semoga ini Bermanfaat.
No comments:
Post a Comment